CatatanSehat » Ibu & Anak » Cara Memantau Gerakan Janin dalam Kandungan

Cara Memantau Gerakan Janin dalam Kandungan

Memantau gerakan janin penting dilakukan untuk menilai kesehatan dan perkembangannya. Selain untuk membangun ikatan antara ibu dan bayi, pemantauan ini bermanfaat untuk mendeteksi jika terjadi sesuatu pada janin.

Umumnya janin mulai bergerak di trimester pertama yaitu usia 12-13 minggu. Namun dapat dirasakan ibu hamil setelah memasuki usia kehamilan 16-25 minggu. Hal ini tentu berbeda pada tiap ibu.

Beberapa hal yang mempengaruhi adalah bobot ibu hamil dan riwayat kehamilan. Tetapi pada umumnya, ibu hamil seharusnya sudah merasakan tendangan bayi pada trimester dua.

Waktu Janin Aktif Bergerak

gerakan janin

Umumnya janin lebih aktif bergerak dimalam hari, disaat ibu akan istirahat. Tapi tidak jarang ibu hamil justru lebih sering merasakannya dipagi hari.

Selain itu, janin juga diketahui akan bergerak aktif setelah sang ibu makan. Beberapa makanan yang bisa merangsang gerakannya adalah makanan manis dan dingin loh!

Gerakan bayi yang dapat dirasakan mulai dari halus hingga kuat, yang dilakukan pun mulai dari pukulan, tendangan hingga berguling berganti posisi.

Cara Menghitung Gerakan Janin

gerakan janin

Janin tentunya tidak 24 jam aktif bergerak. Ada kalanya bayi dalam kandungan pun beristirahat. Pada trimester dua, janin akan sangat aktif berguling. Begitu memasuki trimester tiga gerakan sedikit berkurang karena ruang gerak terbatas seiring membesarnya bayi.

Ibu hamil perlu cermat memantau pergerakan bayi sebagai cara memastikan perkembangan janin sehat. Berikut langkah yang dapat dilakukan untuk menghitung gerakan janin:

  1. Luangkan waktu untuk berbaring dengan nyaman.  Posisi miring ke kiri lebih disarankan.
  2. Letakkan tangan diperut untuk menghitung gerakan bayi.
  3. Catatlah setiap kali janin bergerak. Dalam durasi 1-2 jam, janin dapat menghasilkan minimal 10x gerakan.
  4. Lakukan setiap hari untuk memantau konsistensi gerakan.

Saat ini ibu hamil juga dapat menggunakan beberapa aplikasi yang tersedia untuk memantau gerakan janin. Dengan demikian riwayat gerakan dapat terlihat grafiknya dari hari ke hari.

Beberapa hal yang perlu diwaspadai ibu hamil adalah ketika gerakan janin dalam 1-2 jam tidak mencapai 10 kali gerakan dan hal tersebut terjadi selama 2 hari berturut-turut maka segera periksakan ke dokter kandungan anda. Hal ini untuk mendeteksi kondisi janin dan segera diberi tindak penanganan jika terjadi masalah.

Catatan Sehat:

Menghitung gerakan janin penting untuk memantau kondisi perkembangannya. Perlu diingat pada trimester 3 gerakan melambat bayi makin besar dan ruang geraknya terbatas. Tapi jangan sampai ibu lalai untuk memantau gerakannya ya!

Share this:

Fajrin Violita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *