Kenali Teori Transtheoretical Model (TTM)

Perubahan perilaku kesehatan tidak terjadi secara instan, melainkan melalui beberapa tahapan. Dalam Kesehatan Masyarakat, salah satu teori yang menjelaskan proses ini adalah Transtheoretical Model (TTM).

Model ini membantu memahami bagaimana seseorang berubah dari tidak peduli menjadi aktif melakukan perilaku sehat.

Apa saja Faktor dalam Transtheoretical Model (TTM)?

1. Precontemplation (Belum sadar)

Individu pada tahap ini belum sadar terkait masalah atau isu kesehatan. Masih cuek dan tidak peduli.

Untuk pindah ke tahap contemplation setiap individu butuh waktu yang berbeda-beda, hal ini juga dipengaruhi seberapa sering dirinya terpapar informasi terkait isu kesehatan tersebut.

Baca juga: Teori Malthus tentang Kependudukan

2. Contemplation (Mulai berpikir)

Pada tahap ini, individu mulai menyadari adanya masalah kesehatan. Sehingga ia mulai memikirkan, merenungkan masalah tersebut dan mempertimbangkan untuk melakukan perubahan perilaku.

3. Preparation (Persiapan)

Preparation atau persiapan ini merupakan tahap dimana individu mempersiapkan diri untuk menerapkan perilaku. Misalnya, jika seseorang sudah berniat untuk mau rajin olahraga maka persiapan yang dilakukan adalah menyiapkan sepatu olahraga, menentukan dimana lokasinya atau berkonsultasi dengan ahlinya.

Baca juga: Jenis Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat

4. Action

Tahap ini telah dilakukan aksi atau tindakan yang direncanakan sebelumnya. Misalnya, berhenti merokok, rajin olahraga, rutin periksa kehamilan ke Posyandu dan perilaku sehat lainnya.

5. Maintenance (Mempertahankan)

Dalam teori Transtheoretical Model (TTM) seseorang dikatakan berhasil masuk pada tahap maintenance ketika telah melakukan action atau perubahan perilaku selama minimal 6 bulan.

Jika perubahan perilaku konsisten dilakukan selama 6 bulan, maka dapat dikatakan individual tersebut berhasil mempertahankan perilaku sehatnya.

Baca juga: Metode SMART untuk Tetapkan Tujuan dan Target Program Kesehatan

Catatansehat: Transtheoretical Model menjelaskan bahwa perubahan perilaku adalah proses bertahap. Setiap individu berada pada tahap yang berbeda, sehingga intervensi kesehatan harus disesuaikan dengan tahap tersebut.