Isu Kesehatan Mental Pada Remaja

Masa remaja merupakan fase penting dalam kehidupan seseorang. Pada tahap ini, remaja mengalami banyak perubahan, baik secara fisik, emosional, maupun sosial. Tekanan dari lingkungan sekolah, pergaulan, keluarga, hingga media sosial sering kali membuat remaja merasa bingung, cemas, bahkan tertekan. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mental remaja menjadi hal yang sangat penting.

Apa Itu Kesehatan Mental Remaja?

Kesehatan mental remaja

Kesehatan mental remaja adalah kondisi ketika individu mampu mengenali dan mengelola emosinya, menghadapi tekanan, serta menjalin hubungan sosial yang sehat. Remaja dengan mental health yang baik dapat mengekspresikan perasaan dengan wajar, percaya diri, dan mampu mengambil keputusan yang positif bagi dirinya.

WHO melaporkan secara global, satu dari tujuh remaja berusia 10-19 tahun mengalami gangguan mental. Kasus tersebut menyumbang sebesar 15% dari beban penyakit global pada kelompok usia ini. Contoh kasusnya seperti depresi, kecemasan, dan gangguan perilaku. Parahnya, bunuh diri adalah penyebab kematian ketiga terbesar di antara mereka yang berusia 15-29 tahun.

Baca juga: Gangguan Makan juga Termasuk Masalah Kesehatan Mental?

Saat ini, usia remaja menghadapi berbagai tantangan yang dapat memengaruhi mental health, seperti:

  • Tekanan akademik, tuntutan nilai tinggi dan persaingan di sekolah
  • Masalah pergaulan, termasuk bullying dan tekanan dari teman sebaya
  • Pengaruh media sosial, seperti perbandingan diri dan cyberbullying
  • Konflik keluarga, yang dapat membuat remaja merasa tidak dipahami

Jika tidak dikelola dengan baik, tekanan tersebut dapat menyebabkan stres, kecemasan, bahkan depresi pada remaja.

Tanda-Tanda Remaja Mengalami Masalah Kesehatan Mental

Ciri masalah mental remaja

Depresi tidak hanya pada dewasa saja, remaja pun rentan mengalaminya. Orang tua, guru, dan remaja itu sendiri perlu mengenali tanda-tanda berikut:

  • Perubahan suasana hati yang drastis
  • Menarik diri dari teman atau aktivitas sosial
  • Prestasi akademik menurun
  • Mudah marah, sedih berkepanjangan, atau merasa tidak berharga
  • Gangguan tidur dan perubahan pola makan

Mengenali tanda ini sejak dini sangat penting agar remaja mendapatkan dukungan yang tepat. Upaya promosi dan pencegahan bertujuan membantu remaja mengelola emosi, menghindari perilaku berisiko, serta menjadi lebih kuat dalam menghadapi masalah dan tekanan hidup. Selain itu, upaya ini juga mendorong terciptanya lingkungan dan pertemanan yang saling mendukung.

Baca juga: 6 Makanan Pemicu Kanker Payudara yang Harus Dihindari

Program kesehatan mental perlu dilakukan melalui berbagai cara, seperti media digital, sekolah, layanan kesehatan, dan kegiatan di masyarakat. Pendekatan yang beragam penting agar pesan kesehatan mental dapat menjangkau semua remaja, terutama mereka yang paling membutuhkan dukungan.

Catatan Sehat: Remaja perlu dibekali kemampuan mengenali emosi, mengelola stres, dan mencari bantuan sejak dini sebagai langkah penting dalam mencegah masalah kesehatan mental.