Home » Ibu & Anak » 10 Tips Menjaga & Meningkatkan Kesehatan Anak

10 Tips Menjaga & Meningkatkan Kesehatan Anak

Kesehatan anak selalu menjadi prioritas utama orang tua. Menjaga kesejaaan anak memang tidak mudah. Banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan anak seperti kebiasaan di rumah, lingkungan hingga cuaca.

Sistem kekebalan pada anak umumnya masih berkembang, sehingga masih rawan terjangkit penyakit. Oleh karena itu, setiap orangtua perlu memikirkan hal-hal yang harus diajarkan agar buah hati terbiasa hidup sehat.

Berikut ini, tips yang bisa Anda coba untuk membantu menjaga kesehatan anak agar tidak mudah sakit dan bisa berkembang secara optimal.

1. Ajarkan perilaku atau kebiasaan yang sehat

Ayah dan ibu sebisa mungkin melatih kebiasaan sehat untuk anak. Salah satunya adalah membiasakan agar tidak menggosok mata dengan tangan sebab dapat menjadi media penularan kuman. Begitu pula dengan penggunaan gelas, sendok, ataupun sikat gigi.

Ajari anak anda untuk menutup mulut dan hidung ketika bersin atau batuk, pun ketika berada disekitar orang lain yang sedang bersin dan batuk. Beri pemahaman pada anak anda bahwa kuman bisa berpindah sehingga menyebabkan anak sakit.

2. Sediakan makanan sehat untuk anak

Menjaga kesehatan anak kuat kaitannya dengan makanan anak. Dibanding memberikan makanan yang penuh lemak, gula, dan tinggi kalori, seperti makanan cepat saji, hidangkanlah makanan yang sehat di rumah.

Jika anak gemar ngemil, maka ibu harus kreatif membuat cemilan anak yang sehat.

Makanan sehat akan membiasakan mereka dengan makanan bergizi. Pastikan dalam satu piringnya ada berbagai makanan sehat seperti sayur, daging tanpa lemak, ikan, maupun kacang-kacangan dan buah.

3. Atur porsi makan anak agar tidak berlebihan

Porsi makanan anak juga penting menjadi perhatian. Anda harus memastikan bahwa anak makan dengan cukup, tidak terlalu sedikit, tapi tidak juga berlebihan.

Jika makan terlalu sedikit, maka anak bisa menjadi kurang gizi dan nutrisi, sehingga mudah terserang sakit. Sebaliknya, jika makan berlebihan, maka anak dikhawatirkan akan mengalami obesitas dan diabetes, yang tentu saja tidak baik untuk kesehatannya.

4. Ajak anak untuk aktif bergerak

Penggunaan telepon genggam menjadi tantangan bagi orang tua jaman sekarang. Bermain game, nonton youtube mungkin lebih digemari dibandingkan bermain diluar rumah. Kebiasaan tersebut dapat membuat anak malas bergerak, padahal melakukan aktivitas fisik sangatlah penting untuk anak.

Ajaklah anak untuk aktif bergerak. setidaknya selama satu jam setiap harinya. Ajak anak melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan detak jantung dan pernapasannya, serta melatih kekuatan otot dan tulangnya.
Bersepeda, bermain basket, bulutangkis atau berenang bisa menjadi pilihan orang tua untuk menjaga anak tetap aktif.

Tentunya, selalu pastikan keamanan kegiatan tersebut dan buat aktivitas ini tetap menyenangkan bagi anak.

5. Tingkatkan sistem kekebalan tubuh anak

Sistem kekebalan tubuh anak memang tidak seperti orang dewasa. Maka dari itu menjaga kesehatan anak penting dengan meningkatkan kekebalan tubuhnya. Pastikan agar ia mendapatkan tidur yang cukup, mengonsumsi makanan yang sehat, dan berolahraga secara teratur.

Perhatikan pula kesehatan mentalnya yang juga penting untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Hindari agar anak tidak terlalu stres dalam menjalani kehidupannya baik di sekolah maupun di rumah. Pastikan ia punya cukup waktu untuk bermain dan bercanda bersama orang-orang terdekatnya.

6. Pastikan imunisasi dan pemeriksaan rutin untuk anak

Menjaga kesehatan anak usia dini perlu membiasakan pemeriksaan kesehatan rutin seperti pemeriksaan gigi dan mata. Hal tersebut akan menjadi langkah pencegahan dan membantu deteksi dini apabila anak terkena penyakit tertentu.

Selain itu, pastikan anak mendapatkan imunisasi dasar lengkap agar anak terlindungi dari berbagai virus maupun bakteri berbahaya. Orang tua pasti paham bahwa imunisasi anak penting sebagai perisai perlindungan dalam menjaga kesehatan anak usia dini.

7. Ajari anak menjaga kesehatan gigi

Salah satu masalah yang sering dialami anak adalah sakit gigi. Kesehatan gigi anak penting menjadi perhatian orang tua sebab gigi yang rusak bisa memengaruhi pertumbuhan gigi tetap, serta menimbulkan masalah bicara.

Ajarkan anak untuk menjaga kesehatan gigi dengan rutin menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur. Selain itu, sempatkab untuk membawa anak untuk menjalani pemeriksaan ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

8. Biasakan agar anak rajin cuci tangan

Kebiasaan kesehatan anak usia dini adalah cuci tangan. Meski sederhana tapi langkah ini sangat manjur untuk mencegah masuknya kuman penyebab penyakit.

Ajarkan anak untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah membuang ingus, menggunakan toilet dan setelah bermain diluar rumah.

Biasakan anak mencuci tangan menggunakan sabun dan dibawah air mengalir ya!

9. Hindari penggunaan sabun maupun produk antibakteri secara berlebihan

Ternyata kita perlu hati-hati dalam penggunaan sabun antibakteri. Jika digunakan secara berlebihan, sabun tersebut tidak hanya akan menghancurkan bakteri penyebab penyakit, tapi juga bakteri baik yang dibutuhkan oleh tubuh.

Sabun dengan bahan kimia tinggi terkadang justru ikut membunuh bakteri baik untuk tubuh. Maka dari itu, carilah sabun organik yang lebih aman untuk kesehatan anak.

10. Ciptakan lingkungan yang aman untuk anak

Berbicara tentang info kesehatan anak, tidak hanya sebatas menyehatkan tubuhnya, tapi juga menjadikan lingkungan sekitarnya menjadi tempat yang aman untuknya bertumbuh juga upaya penting dalam menjaga kesehatan anak.

Sebagai contoh, gunakan kursi mobil saat membawa anak berkendara. Jauhkan benda-benda berbahaya seperit pisau, gunting, hingga obat-obatan dari jangkauan anak.

Penting bagi orang tua untuk memperhatikan adanya tanda-tanda kekerasan fisik, mental, maupun seksual, yang mungkin dialami anak di sekolah maupun tempat lain.

Catatan sehat:
Orang tua adalah contoh utama anak. Anda juga perlu memperbaiki gaya hidup agar dapat menjadi panutan yang baik untuk anak.
Menjaga kesehatan anak, harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan.

Usahakan agar langkah-langkah diatas tidak seperti perintah untuk anak. Selalu berikan pengertian dan alasan kepada anak mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Dengan begitu anak dapat lebih mudah beradaptasi dengan kebiasaan hidup sehat.

Share this:

yasirutomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top